Selasa, 10 April 2012

Menggenggam Dunia

Yak, judulnya seperti tagline blogku, menggenggam dunia. Mungkin penafsirannya banyak ya. Menggenggam dunia kalo di zaman dulu tu bisa diartikan sebagai yang memegang kekuasaan untuk menguasai dunia. Banyak orang mendambakan menjadi penguasa tunggal di dunia gak peduli gimana caranya. Perang, balas dendam, atau saling membunuh tu sudah biasa demi satu tujuan: dunia ada digenggaman tangan.
Nah kalo dulu menggenggam dunia tu diartikan sebagai menggenggam kekuasaan, maka gimana ya arti menggenggam dunia di zaman sekarang? Menurutku menggenggam dunia di zaman sekarang tu ya cara kita mencapai cita-cita kita. Ini menurutku lho :D
Nah, masalahnya, gimana cara "menggenggam dunia" di masa sekarang? Jawabannya ya bermacam-macam. Tergantung diri kita masing-masing. Mungkin jawaban yang paling favorit dan paling logis ya dengan belajar dan sekolah setinggi-tingginya. Tapi benarkah cuma kayak gitu doang? Kalo aku berpendapat, enggak! Wkwkwk mungkin emang dasarnya aku sedikit naif akhir-akhir ini gara-gara nilai mid semesterku gak terlalu memuaskan wkwk curcol bos. "Menggenggam dunia" di masa sekarang ini gak cukup cuma dengan belajar atau mendapat nilai bagus doang wkwk ini menurutku lho :D. Yang paling penting adalah justru bagaimana kita bisa pintar-pintar menempatkan diri di tengah masyarakat. Waiki...pokoke ki kudu pinter-pinter bersosialisasi wkwk ini masih menurutku :D . Karena faktanya, pendidikan akademis tu harus seimbang dengan pendidikan non akademis. Lha sekarang bayangin deh seorang dokter yang cuma tau teori tapi gak bisa praktik. Nah lho...
Jadi kalo mau "menggenggam dunia" gak cukup dengan belajar doang. Harus seimbang bos. Nek ibarat makanan tu harus 4 sehat 5 sempurna. Coba kalo setiap hari kita makan daging terus. Lak yo gak sehat to? harus diimbangi dengan sayur dan buah-buahan :D wkwkwk mahngopo.
"Menggenggam dunia" juga bisa dilakukan dengan kerja keras. Wah jawabannya pasaran ya :p Ya emang caranya gini mau gimana lagi. Kita gak akan bisa "menggenggam dunia"  kita kalo kita gak bekerja keras. Ya bentuknya bisa apa aja sih. Gak cuma belajar doang. Pokoknya setiap pekerjaan yang kita lakukan harus terselesaikan dengan maksimal dan harus ikhlas juga melakukannya :D
Nah tulisan pertamaku kuakhiri sampai disini ya wkwk semoga bermanfaat kawan.....

Tidak ada komentar:

Posting Komentar